Tampilkan postingan dengan label manajemen perubahan. Tampilkan semua postingan
Faktor - Faktor Perubahan (respon pert. 3 Manajemen Perubahan dan Pengembangan)
Minggu, 09 Oktober 2016
Posted by Alim
Perubahan itu terus menerus terjadi dan tidak akan pernah berhenti selama manusia itu hidup. Dan perubahan itu terjadi tentunya ada yang melatar belakangi atau mendorong terjadinya perubahan tersebut. Pada kesempatan ini, kita akan membahas tentang faktor faktor perubahan. Dimana faktor perubahan terbagi menjadi dua, yakni faktor eksternal dan faktor Internal. Faktor Eksternal berpengaruh pada Keadaan lingkungan yang bersifat dinamis dan selalu berubah. Di lain sisi, faktor perubahan berasal dari dalam organisasi itu sendiri, yang sifatnya soft karena menyangkut kepuasan, produktifitas dan konflik
Berikut beberapa Faktor faktor pendorong perubahan menurut para pakar, untuk lebih jelasnya saya akan menguraikan dan silahkan kita sama sama menganalisis dan menemukn pebedaanya yang sebenarnya saling melengkapi :D
Yang pertama, menurut Hussey faktor pendorong perubahan adalah Kebutuhan akan perubahan. Ia menjabarkan kebutuhan akan perubahan ini menjadi 6 faktor, yaitu sebagai berikut
1. Perubahan teknologi yang terus meningkat
2. Persaingan semakin intensif dan menjadi lebih global
3. Pelanggan semakin banyak tuntutan
4. Profil demografis negara berubah
5. Privatisasi bisnis milik masyarakat berlanjut.
Yang Kedua, Kebutuhan Perubahan Kreitner dan Kinicki yang memperhatikan bahawa kebutuhan akan perubahan dipengaruhi oleh kekuatan external berupa dukungan pengaruh global yg menyebabkann organisasi berfikir tentang inti dan proses dari bisnis dengan nama produk dan jasa yang dihasilkan. Kekuatannya sebagai berikut
1. Karasteristik demografis
2. Kemajuan teknologi
3. Peruahan pasar
4. Tekanan sosial & Politik
Sedangkan kekuatan internalnya seperti problem/prospek SDM dan perilaku / keputusan manajerial.
Kita bandingkan dengan kekuatan perubhan ala Greebeg dan Baron dimana dia memisahkan antara perubahan terencana dan perubahan tidak terencana. Dimana perubhan terencana adalah aktivitas yang dimaksudkan dan diarahkan dalam sifat dan desainnya untuk memenuhi beberapa tujuan organisasi seperti berikut
1. Perubahan dalam produk dan jasa
2. Perubahan dalam ukuran dan struktur organisasi
3. Perubahan dalam sistem administrasi
4. Introduksi teknologi baru
Adapun perubahan yang tidak terencana yaitu pergeseran dalam aktivitas organisasi karena adanya kekuatan yg sifatnya external seperti
1. Pergeseran demografis pekerja
2. Kesenjangan kinerja
3. Peraturan pemerintah
4. Kompetensi global
5. Perubahan kondisi ekonomi
6. Kemajuan dalam teknologi
Yang terakhir kekuatan untuk perubhan Robbins, yang mengungkapan adany 6 faktor yang merupakan kekuatan untuk perubahan, yaitu sebagai berikut:
1. Sifat tenaga kerja
2. Teknologi
3. Kejutan ekonomi
4. Persaingan
5. Kecenderungan sosial
6. Dan politik dunia.
Itulah beberapa faktor faktor perubahan yang diungkapkan oleh beberapa pakar, namun dari kesemuanya itu inti dari penyebab perubahan yng signifikan dari beberapa pendapat pakar adalah karena adanya perkembangan teknologi yang semakin canggih. Adapun sedikit pertanyaan itu mengenai apakah manajemen itu mampu mendiagnosing perubahan perubahan yang akan terjadi dan mendeteksi tantangan kedepannya? Dan kalau bisa manajemen seerti apa yang dilakukan.?
Respon Pert. 1 Manajemen Perubahan dan Pengembangan Organisasi
Senin, 26 September 2016
Posted by Alim
Konsep Dasar Manajemen Perubahan
Oleh karena itu, untuk
mengahadapi yang namanya perubahan, karena kadang perubahan itu sulit
diprediksi arah perubahannya. Maka menurut saya disinilah esensi dalam
mempelajari manajemen perubahan dan Pengembangan Organisasi. Untuk lebih
jelasnya saya akan memaparkan konsep dasar dari manaj. Perubahan itu sendiri,
mulai dari defenisi, sifat dll.
Oke, kita akan membahas satu-
satu. Apasih itu perubahan?, atau apa defenisi dari perubahan?. Yups, jadi kata
perubahan itu berasal dari kata ubah yang berarti menjadi lain (berbeda)
dr semula, kemudian mendapat
imbuhan (per – an) yang berarti hal atau keadaan. Jadi intinya perubahan itu
adalah ada sesuatu, baik hal atau keadaan yang berbeda dari sebelumnya, kurang
leih begitu, hehe. Oke selanjutnya kita akan melihat defenisi dari ahli
mengenai perubahan, salah satunya oleh Jeff Davidson yang menjelaskan bahwa perubahan merujuk
pada sebuah terjadinya sesuatu yang berbeda dengan sebelumnya. Perubahan bisa
juga bermakna melakukan hal-hal dengan cara baru, mengikuti jalur baru,
mengadopsi teknologi baru, memasang sistem baru, mengikuti prosedur-prosedur
manajemen baru, penggabungan (merging), melakukan reorganisasi, atau
terjadinya peristiwa yang bersifat mengganggu (disruptive) yang sangat
signifikan. Jadi sangat banyak
defenisi dari para ahli mengenai perubahan itu sendiri, ada yang mengatakn
tindakan yang beralih, pergeseran dll.
Selanjutnya memasukkan kata
manajemen dalam perubahan berarti sudah ada upaya pengelolaan yang dilakukan
mengenai dampak yang ditimbulkan karena terjadinya perubahan itu sendiri.
Menurut (Wibowo, 2006:36)
bahwa manajemen perubahan merupakan suatu proses secara sistematis dalam
menerapkan pengetahuan, sarana dan sumber daya yang diperlukan untuk
mempengaruhi perubahan pada orang yang akan terkena dampak dari perubahan
tesebut.
